Bismillahirrohmaanirrohim
Lubang buaya 09/12/2011 02.43
Cara mengatasi sampah dengan cerdas
Pada mulanya aku tidak mengerti juga cara mengatasi sampah yang ternyata menjadi permasalahan pelik “bagi yang melihatnya sebagai permasalahan”, bagi orang kaya, mapan, orang yang cuek atau pejabat mungkin tidak akan menimbulkan permasalahan karena mereka tidak merasakan dampak langsung dampak dari sampah ini, kalo ada sampah di rumah tinggal dimasukin kantong plastik, dibuang ke tempat sampah agar tidak bau, selesai urusan.
Sampailah saya pada suatu kesempatan ketika dalam perjalanan naik kereta ekonomi jurusan kertosono jakarta berjumpa dengan seseorang kawan yang saya lupa namanya dari jombang (gudo) yang ternyata sangat inten menangani sampah ini.
Menurut beliau, sebenarnya sampah itu bukan sampah, dalam arti: sebenarnya sampah itu bisa sangat banyak sekali manfaatnya, yang sampah organik bisa dijadikan pupuk organik, sampah daur ulang misal besi (bisa dicetak lagi), plastik bisa dijadikan plastik lagi, dsb. Bahkan menurut beliau (kl ngak salah denger), jika sampah diolah dengan baik pabrik pupuk seperti petrokimia bisa tutup karena petani tidak lagi membutuhkan pupuk kimia, menurutnya lagi: dengan pupuk organik kesuburan tanah akan senantiasa terjaga karena tanah akan membuat struktur tanah senantiasa terjaga (gembur), beda kalo memakai pupuk kimia, tanah semakin lama semakin keras.
Itu dari sisi tingkat kesuburan tanah, sekarang dari sisi kesehatan, tanaman yang menggunakan pupuk organi dan pupuk kimia jelas beda kualitas, sedikit atau banyak racun yang dibawa oleh pupuk kimia dan obat-obatan kimia (karena ternyata ada obat untuk menangkal berbagai jenis jamur dan penyakit tumbuhan yang bukan dari kimia tetapi dari ramuan beberapa jenis tumbuhan yang dia tidak membunuh penyakit tanaman (hanya membuat binatang atau penyakit tanaman tidak mau menyentuh tanaman tersebut karena rasanya pahit). Ini lain dengan obat kimia yang tidak hanya membunuh penyakit tanaman yang tidak berguna saja, hewan yang seharusnya berguna bagi tanaman dia basmi juga. Yang pada akhirnya obat dan pupuk kimia masuk pula kedalam jaringan makanan yang kita konsumsi sehari-hari).
Sekarang sampah daur ulang (plastik, besi, kertas dll). Sampah jenis ini sangat jelas sekali menfaatnya, contoh sederhananya, dikota kota besar seperti surabaya, bandung, medan jakarta dll sering kita jumpai orang yang keliling ke perumahan-2 untuk mencari barang-barang bekas untuk mereka beli. (berarti sampah jenis ini sangat tinggi nilai ekonomisnya bukan ?
Sekarang ke inti permasalahan, kalau sampah itu bermanfaat, kanapa sekarang menjadi permasalahan (permasalahan lingkungan, keindahan, kesehatan, bau ngak sedap dll) ???
Jawaban dari pertanyaan diatas adalah karena tidak adanya kebijakan yang jelas dari pimpinan negeri ini. Semuanya dibiarkan berjalan apa adanya, seolah olah kita ini ndak punya pemimpin, contohnya: apa perlunya ada menteri lingkingan hidup kalo untuk mengatasi sampah aja ndak becus, apa aja kerjaan mereka ?, padahal sampah seperti saya sebutkan diatas (sangat banyak manfaatnya), bahkan menurut pendapat saya: tidak ada sedikitpun dari sampah yang tidak berguna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar